PowerXWebsite Tahap Uji Coba
Hanya untuk Penggunaan Internal
powerx
CONTOH APLIKASI

Contoh Aplikasi: Skenario Sistem Kantor 15.000 Watt — 20 kWp Solar + Hybrid Inverter 20 kW 3 Fasa + Zero Export

Kembali ke artikel

Energi bersih untuk kantor yang lebih produktif: 34 lembar panel 600 Wp (20,4 kWp) + hybrid inverter 20 kW 3 fasa, PLN tetap terhubung dengan zero export — tanpa baterai di tahap awal.

Skenario Sistem Kantor 15.000 Watt — 20 kWp solar panel + Hybrid Inverter 20 kW 3 Fasa + PLN + Zero Exportpowerx
Skenario Sistem Kantor 15.000 Watt — 20 kWp solar panel + Hybrid Inverter 20 kW 3 Fasa + PLN + Zero Export

Energi bersih untuk kantor yang lebih produktif. Skenario ini dirancang untuk kantor dengan beban maksimal 15.000 Watt: 34 lembar solar panel 600 Wp (total 20,4 kWp) bekerja sama dengan Hybrid Inverter 20 kW 3 Fasa dan tetap terhubung ke PLN — lengkap dengan fitur Zero Export agar tidak ada listrik yang diekspor ke jaringan PLN.

Konfigurasi utama

  • Beban kantor: maks. 15.000 Watt
  • Solar panel: 34 lembar × 600 Wp = 20,4 kWp (model PX600B1)
  • Inverter: Hybrid Inverter 20 kW, 3 Fasa (model PXH20K3PLVG1-AA)
  • Baterai: opsional — bisa ditambahkan kemudian
  • PLN: tetap terhubung sebagai pendamping
  • Zero Export: Smart Meter / CT 3 Fasa menjaga ekspor ke PLN di 0 Watt

Cara kerja sistem

  • Siang hari: solar panel menyuplai beban kantor secara langsung.
  • Saat solar kurang (mendung/pagi/sore): kekurangan daya otomatis dibantu PLN.
  • Saat beban rendah: inverter membatasi produksi agar tidak ekspor ke PLN.

Contoh operasi (produksi solar 20,4 kWp)

  • Beban 15 kW, produksi solar 15 kW → PLN ±0 kW: hampir seluruh beban dari solar.
  • Beban 15 kW, produksi solar 12 kW → PLN bantu 3 kW.
  • Beban 15 kW, produksi solar 5 kW (pagi/sore/mendung) → PLN bantu 10 kW.
  • Beban 8 kW, potensi PV 18 kW → inverter membatasi output.
  • Beban 3 kW, potensi PV 20 kW → zero export aktif.

Keunggulan sistem

  • Mengurangi tagihan listrik siang hari secara signifikan
  • Tidak perlu baterai pada tahap awal — investasi lebih ringan
  • Cocok untuk kantor yang aktif pada siang hari
  • Bisa ditambah baterai di kemudian hari tanpa ganti inverter
  • Monitoring dan kontrol lebih mudah

Peraturan pemerintah terkait koneksi ke PLN

Mengacu Permen ESDM No. 2 Tahun 2024 tentang PLTS Atap yang terhubung ke jaringan IUPTLU/PTLN:

  • Pemasangan wajib mendapatkan persetujuan PLN dan mengikuti kuota PLTS Atap yang tersedia.
  • Kelebihan energi yang masuk ke jaringan PLN tidak diperhitungkan sebagai pengurang tagihan listrik.
  • Sistem wajib memenuhi ketentuan keselamatan, proteksi, anti-islanding, sinkronisasi jaringan, serta ketentuan SLO/registrasi yang berlaku.
  • Konfigurasi dan pemasangan harus mengikuti ketentuan teknis PLN yang berlaku.
Catatan penting: jumlah solar panel, inverter, dan konfigurasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi atap. Tanpa baterai, saat PLN padam inverter umumnya ikut berhenti — kecuali model tertentu yang mendukung mode backup/EPS. Sistem zero export menggunakan smart meter/CT sesuai spesifikasi inverter dan ketentuan PLN.